Kekeliruan kata ganti Kami untuk Allah dalam Quran
Sejak kecil lagi saya tertanya-tanya kenapa kata ganti diri bagi Allah boleh berubah menggunakan kata jamak "kami" yang menunjukkan lebih daripada satu orang. Kalau dikatakan Allah itu esa dan satu, kenapa Allah ada ketikanya membahasakan dirinya dengan "kami" yang menunjukkan ramai atau jamak. Keagungan manusia, keagungan tuhan Justifikasi yang diberikan oleh Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan adalah penggunaan kata ganti diri jamak "kami" menunjukkan tuhan itu ingin mengagungkan, membesarkan dan memuliakan dirinya. Pejabat Mufti menerangkan: "Di sisi masyarakat Arab, seseorang itu apabila dia ingin membesarkan dan memuliakan dirinya, maka dia akan menggunakan kata ganti diri yang bersifat jamak (kata banyak). Justeru, seseorang itu tidak menyebut : ‘Buku ini telah saya tulis dalam tempoh sebulan’ sebaliknya dia menyebut: 'Kami telah menulis buku ini dalam tempoh sebulan’." Masalah pertama bagi saya adalah contoh yang diberikan di atas ada...